Kedua

Anak perempuan di dalam jarik

Diikat punggung bunda renta

Tongkat kosak-kasik

Sayang rezeki dibuang.

Kalian kejam memberi uang

Menulis yang bukan-bukan

Tak tahu kami kemana pulang

Mengadu nasib pemberian Tuhan.

Anak kecil berambut ikal

Bersembunyi di balik punggung kekar

Pandangannya tersenyum licik

Menipu hidupnya tercekik.

Perempuan kecil bermain di dalam jarik

Sebab ibunya kosak-kasik.

Yogyakarta, 4 Robi’ul Akhir 1436/ 25 Januari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s