Koran-koran beterbaran di trotoar dan tengah jalan
tiba-tiba hilang dilalap asap jalanan
ingin kabarkan tentang berita pembunuhan, perampokan, dan pemerkosaan.

Suara radio menyelinap di sela gang-gang perkampungan
tertangkap basah sedang mengabarkan
tentang pembakaran hutan, pertambangan liar, dan sungai yang tercemar.

Banyak kehidupan didaur ulang di layar
membungkam cengkerama rumah tangga
menayangkan perseteruan, tawuran, dan perceraian.

Sementara dunia internet asik saja
menjangkiti anak-anak muda
menampilkan teror, narkoba, dan pergaulan gilanya.

Media telah mengabarkan pada telinga, mata, dan tangan kita
tentang kegilaan orang-orang Indonesia
membuat kita tercengang dan pura-pura
sementara asumsi banyak meminjam bentuk mimpi dan harapan
telah lama mati diberangus media.

Yogyakarta, 13 Jumadal Ula 1436/ 3 Maret 2015.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s